Buku ini kayaknya ada di rak semua orang yang saya kenal. Teman kantor, sepupu, mantan. Jadi akhirnya saya beli versi terjemahannya waktu ada diskon tanggal kembar, dan baru saya buka dua bulan kemudian. Ironis untuk buku tentang kebiasaan.
Isinya sebenarnya sederhana. James Clear bilang perubahan besar datang dari kebiasaan kecil yang diulang, 1% lebih baik tiap hari. Dia kasih empat "hukum" buat membangun kebiasaan: bikin jelas, bikin menarik, bikin mudah, bikin memuaskan. Kebalikannya dipakai buat menghentikan kebiasaan buruk. Ada juga habit stacking, nempelin kebiasaan baru ke kebiasaan lama, misalnya "habis nyeduh kopi pagi, baca dua halaman".
Bagian yang paling ngena justru soal identitas. Jangan fokus ke target "mau lari 5K", tapi ke "saya orang yang olahraga". Kedengarannya kayak kalimat motivator, tapi pas dicoba ada efeknya. Saya jadi lebih gampang bangun pagi kalau mikirnya bukan "harus jogging" tapi "ya memang begini saya".
Masalahnya, buku ini kepanjangan. Isi yang bisa dirangkum dalam satu artikel panjang dilebarkan dengan banyak cerita atlet, pengusaha, dan contoh dari luar negeri yang kurang nyambung sama hidup saya di Jogja. Saya nggak perlu tahu tim balap sepeda Inggris juara berapa kali buat percaya kalau konsisten itu penting.
Hasilnya buat saya? Dari lima kebiasaan yang saya coba, yang bertahan cuma satu: baca sebelum tidur, bukan scroll HP. Sisanya gugur di minggu ketiga. Tapi mungkin memang itu intinya. Satu kebiasaan yang nempel lebih baik daripada lima yang cuma wacana.
Tiga bintang. Layak dibaca kalau kamu belum pernah baca buku sejenis. Kalau sudah, skim aja, baca ringkasan di tiap akhir bab.